Thursday, August 27, 2009

My Heaven

Hh...
entah mengapa air mata ini menjadi begitu congkak menjatuhkan dirinya...
rasa-rasanya, dahulu tak begini adanya...
sakit dan rindu yang tak seberapa,
buatnya lebih ramah nan biasa...
tapi kini,
kala duka, lara, pedih berbaur membentuk unsur yang sama...
ia malah kian sombong dan jual harga...

tanya berputar - putar di sadarku...
mungkinkah karena "dia" terlalu berharga..?
bahkan sebelum lepas, rasanya jarak nian lebar saja...

Tuhan...
Rasa ini nian menyiksa...
sakit, namun tak kunjung temukan obatnya...
karena nyatanya "si obat" ada nun jauh di sana...

My Heaven...

Solo, 260809

2 celoteh:

vierdhaust said...

noe, diksinya dalem banget maknanya ampe daus gak bisa analisis !

who is ur heaven ???

Noe said...

hmhm....

Post a Comment

 
;